This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tampilkan postingan dengan label KUMPULAN KARYA TULISKU. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label KUMPULAN KARYA TULISKU. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Mei 2011

Mencoba bertanya pada pasir dan ombak

Hamparan cakrawala biru membentang
Memperlihatkan kemahakuasaan Sang Pencipta
Bumi pertiwi menyanyikan lagu kehidupan
Menceritakan sejuta keindahan pada dirinya
          Hamparan pasir putih memperlihatkan kilauan senyuman
          Menari indah menggoda dengan sang ombak
          Tapi kenapa sekarang mereka bersedih?
          Kemesraan tarian keindahan pun sekarang tak tampak
          Sang pasir tak mampu lagi menampakkan warna mutiara pada dirinya
          Sang ombak pun tak mampu lagi tuk menampakkan keheningan warna
         Apakah engkau bersedih?
         Apa yang  membuat engkau menangis?
         Apa yang telah mereka lakukan pada mu?
         Apakah sudah tak ada yang ingin merawatmu lagi?
Wahai sang pasir dan sang ombak,
Ceritakanlah pada mereka apa yang ingin kau sampaikan
Bisikkanlah derai tangismu kedalam hati mereka
Agar mereka tau betapa berharganya kamu dihati mereka

Penulis bernama lengkap Iis Ambar Mawarini. Di Yogyakarta penulis dilahirkan. Di umur yang ke 20 ini penulis masih menempuh pendidikan di sebuah Akademi yang ada di Yogyakarta. Menjadi seorang penulis profesional adalah salah satu dari beberapa impian saya. Silahkan sahabat jg bisa menyapa saya di www.iis-ambar.blogspot.com. naskah ini pernah diikutkan dalam Lomba Menulis Puisi Jelang Hari Bumi.

Menulis oh menulis

Menulis adalah kegiatan yang mudah dan menyenangkan bagi orang yang suka menulis. InsyaAllah semua orang bisa menjadi penulis, tapi tidak banyak orang bisa menjadi penulis profesional. Ya, sekarang mungkin seperti aku ini yang masih pemula he3x. Banyak manfaat yang didapat dari menulis salah satu contohnya untuk berdakwah dijalan Allah. Membahas tentang menulis jadi teringat waktu SMP, lebih tepatnya pada pelajaran Bahasa Indonesia. Ya benar, pada pelajaran mengarang. Apalagi waktu itu aku tak suka dengan mengarang. Dulu pernah ada soal test disuruh mengarang. Membuat judulnya saja susahnya bukan main apalagi membuat karangannya? Aku lirik jawaban teman, kaget bukan main ketika lembar jawaban teman hampir penuh dengan karangan. Tapi aku punya siasat, ehem ehem mau tau?. Agar lembar jawaban bisa penuh aku tuliskan dengan huruf  besar- besar. Jangan ditiru ya? He3x
Dalam proses belajar memang tak mudah. Dulu ketika aku menuliskan satu buah paragraf saja berkali-kali tombol “delete” atau “back space” di keyboard beraksi menghapuskan tulisanku. Ku mencoba mengirimkan naskahku diberbagai perlombaan. Alhamdulillah, belum menang juga he3x. Mungkin Allah punya rencana yang lebih baik untukku. InsyaAllah, dengan kegagalan itu akan aku jadikan batu loncatan untuk terus semangat menulis agar menjadi penulis hebat. Bukan sekedar menulis tapi untuk berdakwah dan bisa menggugah hidup oranglain. So, mulai menulis dari sekarang yuk?

Nama lengkap penulis Iis Ambar Mawarini. Sekarang berumur 20 tahun. Tinggal di Yogyakarta. Sekarang baru mencari ilmu di sebuah Akademi yang ada di Yogyakarta. Belajar meluangkan waktu untuk belajar dan mencoba menulis. Motto hidup : Sumberkan dan niat segala sesuatu untuk ibadah kepada Allah SWT. Naskah ini pernah diikutkan dalam lomba Flash True Story (FTS): Impianku Menjadi Penulis.

Seberkas Cahaya

Denting-denting irama kehidupan masih tampak dalam getaran nadi
Petikan nafas kehidupan mendayu memainkan syair yang kosong
Kompas kehidupan tak muncul dalam detakan jantung
Gemeretak tulang-tulang melangkah dalam gelapnya iman
Menapaki jalan-jalan yang penuh duri kekhilafan
Ahh,..Aku yang masih rapuh
            Ketika hati bergejolak ingin keluar dari ikatan dosa
            Namun, pintu keimanan masih belum terbuka
           Aku masih berjalan dan terus berjalan dengan bebasnya
           Hingga sampai  kutemukan kilauan cahaya menyapaku
           Seberkas cahaya itu mulai muncul dalam sudut gelap ruang hati
           Cahaya itu mampu mendamaikan seluruh organ di tubuhku
           Dan aku tahu, itu adalah Cahaya Allah SWT

Penulis bernama lengkap Iis Ambar Mawarini. Di Yogyakarta lah penulis dilahirkan. Di umur ke 20 ini penulis masih menempuh pendidikan di sebuah Akademi yang ada di Yogyakarta. Menjadi seorang penulis adalah salah satu dari beberapa impianku.Naskah ini pernah diikutkan dalam LOMBA FLASH POETRY (LFP): INILAH AKU.

Tersenyumlah Alam Indonesia

Keindahan alam Indonesia dengan hiasan aneka flora dan fauna mampu memikat setiap mata yang memandang. Dengan berbagai macam hutan heterogen dan homogen mampu menenggelamkan kerinduan akan keindahan alam surgawi. Hembusan bayu kesegaran dan kebeningan embun pagi hari membuat betah untuk selalu menyapanya. “Tapi, kenapa sekarang berubah?”. Aku termenung sembari berfikir sejenak. “Alam tak mungkin marah kalau kita tidak merusaknya, ia adalah sahabat manusia”. Sebuah kalimat yang terlontar setelah berfikir panjang. “Tapi mengapa alam berubah?” Keindahan hiasan flora dan fauna disembunyikan oleh tangan-tangan rakus tak bermoral untuk dijual. Sehingga gemericik air mengalir berubah menjadi seperti badai di laut yang siap untuk memakan jutaan rumah. Hembusan bayu masih terasa dengan warna kehitaman yang mengepul di setiap jalan dan jantung kota. Hawa panas mulai muncul memeriahkan kondisi alam yang tak menentu. “Apakah itu yang mampu mereka berikan pada Indonesia, yang sekian kali nya mereka hanya mampu menuntut tanpa mampu berbuat untuk kemajuan Indonesia?”. Sebuah negara tidak akan mampu berubah tanpa adanya kesadaran pada diri. Kesadaran untuk tetap merawat, menjaga dan menganggap mereka sebagai sahabat. Selayaknya setiap diri menyadari akan pentingnya merawat dan menjaga alam yang telah Alloh anugerahkan untuk kita.

Biodata
Penulis bernama lengkap Iis Ambar Mawarini. Di Yogyakarta penulis dilahirkan. Di umur yang ke 20 ini penulis masih menempuh pendidikan di sebuah Akademi yang ada di Yogyakarta. Menjadi seorang penulis profesional adalah salah satu dari beberapa impian saya. Silahkan sahabat jg bisa menyapa saya di www.iis-ambar.blogspot.com